Langsung ke konten utama

4 November 2016

Ada pusaran manusia di jalanan Ibu Kota.

Menyemut
Menyulut
Tuntut

Memecut
Melucut
Mulut

Ikut
Tidak ikut

Syahwat jangan terlecut
Sepakat jangan menyurut
Semangat jangan mengalut

Benar tak pernah takut
Salah tak pernah ribut

Ujung rambut
Sampai lutut
Tak ada sikut

Tak ada kerut
Tak ada carut

Cinta,
Mari kita rajut.


Sampai datang maut.


Tangerang, 4 November 2016.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumus Rindu

            Tanpa bermaksud mengerdilkan kekuatan super Dilan dalam menanggung beban berat sebuah rindu, sebagai mantan fisikawan abal-abal, saya akan mencoba merumuskan rindu dalam angka-angka untuk mengetahui seberapa berat sebuah rindu yang sedang kita pikul.             Seandainya rindu dapat diilmiah dan diejawantahkan dalam hitung-hitungan bilangan, saya akan katakan bahwa rumus dari rindu adalah jarak dikalikan waktu. Sebab rindu berbanding lurus dengan besaran rentang jarak dan waktu. Semakin jauh jarak seseorang dengan sosok yang dirindukan, semakin besar pula badai rindu yang melandanya. Dan semakin lama waktu terakhir kali berjumpa di antara keduanya, semakin berat pula rindu yang ditanggungnya. R = J x W . R adalah beban rindu yang ditanggung. Mengingat rindu dikaitkan dengan berat (begitu kata Dilan Sang Pakar Rindu), maka dapat dipastikan bahwa satuan ri...

Belajar Tahu Diri dari Gus Miek

"Yang penting kita harus tahu diri. Yaitu menanamkan robbana dholamna anfusana di dalam hati kita masing-masing." Gus Miek. Siapa yang tidak kenal Gus Miek? Mulai dari bromocorah, perempuan penjaja birahi, lady disco, pemabuk, pencuri, maling kelas teri, bandit kelas kakap, tukang becak, pejabat, santri hingga kiai hampir tahu dan mengenal Gus Miek. Gelar yang mereka sematkan kepada Gus Miek juga beragam. Waliyullah, kyai, gus, orang antik dan lain-lain. Gus Miek memang dikaruniai beberapa kelebihan oleh Tuhan. Bahkan ada yang percaya, begitu lahir dunia, Gus Miek sudah diangkat menjadi waliyullah. KekasihNya. Maka tanyakanlah pada setiap sarkub alias sarjana kuburan tentang cerita-cerita Gus Miek. Mereka akan bergairah bercerita beragam kisah seputar keistimewaan Gus Miek yang tidak habis dikisahkan semalam suntuk meski ditemani kepul kopi hitam panas dan gorengan hangat sepiring. Orang terlanjur melihat Gus Miek sebagai individu yang memiliki linuwih. Gus Miek adalah su...

Doktrinisasi Diri

Seorang kawan yang baik hati bertanya kepada saya tempo hari. "Bagaimana caranya agar kita gemar sholat?" Pertanyaan yang sebenarnya amat sederhana dan mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang. Tapi percayalah, jawabannya amat sukar dan tidak sesederhana yang kalian bayangkan. Maka saya terdiam sejenak sembari sedikit memutar otak. Kawan saya sepertinya butuh jawaban cepat. Segera dikeluarkanlah gadget di balik saku celana jins-nya. Browsing bagaimana cara agar suka sholat? Selang beberapa saat, dia mencak-mencak. Mengutuk artikel yang dibacanya di internet. "Kebiasaan sholat seseorang tergantung oleh orang tuanya. Jika orang tuanya tidak pernah memberikan contoh dan memerintahkan sholat kepada anaknya, besar kemungkinan anaknya akan tumbuh sebagai orang yang tidak gemar sholat." Begitu kira-kira bunyi artikel yang tertulis. "Salah, artikel ini salah," kata kawan saya, "Orang tua saya tidak seperti itu. Bahkan bapak saya bilang, bapak lebih suk...